Minum Padi

Senin, Oktober 30, 2017

Antara teh tawar atau teh manis, sebenarnya gua lebih memilih teh manis. Cuman sayangnya, kebanyakan teh manis itu rasanya manis banget bagi gua. Sementara kan gua orangnya udah manis yah, nanti kalau minum teh manis jadi kemanisan gituch. . . :D :D :D HAHAAHA, pardon


--

Ceritanya lagi mau makan di luar nih . . .

Sewaktu gua baru pindah ke Jakarta. Gua masih terbayang-bayang dengan semua kebiasaan yang gua lakukan di Medan. Salah satunya adalah memesan minuman. Kalau di Medan, apalagi di pinggiran atau tempat makan kecil, seusai memesan makanan kita bakalan bilang,

"Padi nya satu yah. Mandi nya dua."


Itu adalah hal yang lumrah di Medan. Tetapi begitu gua pesan menu itu di Jakarta, mba-mba yang mencatat orderan gua malah bengong dan bingung. Ah, iya, gua keceplosan. Ini Jakarta, bung. Mana ada yang ngerti namanya padi dan mandi yah.

"Sorry, pahit dingin satu. Manis dingin dua."

Si mba-mba nya mengangguk tapi masih agak bingung.

Aduh, gua lupa dah. Orang Jakarta gak familiar dengan minuman yang memakai kata "dingin".

"Sorry, es teh tawar satu. Es teh manis dua."

Barulah si mba-mba mengangguk mengerti.

Kalau di Medan kan enak yah, singkat padat jelas. Tapi kalo di Jakarta, gua berasa kayak orang tolol kalau pakai kata-kata itu. T-T)a Nah, belum lagi yang satu ini nih,

"Mba, pipetnya mana?"

Si mba melongo, "hah?"

"Sedotan mba, sedotan..."

"Oooohhhh. Sedotan, neng."

Iya, SEDOTAN, mba! Awal-awalnya gua rada kesal yah. Karena kan sama aja gitu loh. Sedotan dengan pipet bagi gua sama aja. Eh orang Jakarta tak paham. T-T Tapi, yah lambat laun gua udah mulai terbiasa menggunakan bahasa-bahasa yang biasa digunakan orang Jakarta. Biar gak hebring bet. Sans aja gitu. #ehhhhh Bahasa apa ini? 

Ngomongin tentang es teh tawar. Sekarang udah ada yang namanya
Ichitan Teh Tawar
minuman teh tawar dalam RTD PET bottle pertama di Indonesia lho! 
Bingung gak lu?! Hahahaha. 

Karena ini minuman yang cukup baru jaman now. #ahelah Ada sebuah perjuangan juga yah untuk mencari Ichitan Teh Tawar ini. Untuk saat ini, Ichitan Teh Tawar ada di Alfamidi, Lawson, Giant, dan AEON. Hoki banget di kampus gua ada Lawson, jadi gua bisa cobain Ichitan Teh Tawar. Stoknya juga gak banyak. Cepat banget habisnya, yaampun! 

Berapa harganya, bren?

Harga normalnya Rp 5.000 alias goceng. Cuman karena lagi promo, gua dapat Ichitan Teh Tawar dengan harga Rp 4.000 ajaaa~ Ichitan Teh Tawar di kemas dalam botol dengan ukuran 420ml. Pas diselipin ke dalam tas untuk dibawa kemana aja kita pergi!



Teh apa ini?

Teh tawar Ichitan terbuat dari pucuk daun teh hijau yang dipetik di Gunung Patuha, Ciwidey – Bandung, dicampur dengan bunga melati yang dipetik dini hari untuk menjaga aromanya. Daun teh dan bunga melati yang sudah tercampur kemudian melewati proses roasting untuk mendapat citarasa dan aroma yang khas. Hal ini membuat warna seduhan teh agak berwarna kecoklatan dan memiliki ciri khas rasa Nusantara, namun tetap terjaga kualitasnya. Selain daun teh yang berkualitas, teknologi yang digunakan Ichitan adalah teknologi canggih dari Jepang, Aseptic Cold Filling, sehingga produk-produk Ichitan terjamin mutu dan kualitasnya dan higienis. Ichitan Teh Tawar juga sudah bersertifikasi HALAL jadi bisa banget di cobain oleh semua orang. :)





Rasanya gimana, bren?

Rasa Ichitan Teh Tawar ini. . . tawar, guys.

YA IYALAH namanya juga teh tawar. Kalau rasanya manis malah bikin bingung kaliii. 

Hahaha. Sans guys, sans. Gua sendiri lebih suka minum Ichitan Teh Tawar setelah makan. Soalnya kalau di minum biasa, rasanya pahit. Yaiyalah, bren. Namanya juga teh tawar! Err, iya juga ya. Tapi ya itu menurut gua sih ya. Lebih enak diminum setelah makan. Apalagi minum Ichitan Teh Tawar sehabis makan makanan yang aroma dan rasa nya menyengat seperti bawang merah dan bawang putih, mulut rasanya pasti lebih segar.


Seperti yang gua sebut tadi, Ichitan Teh Tawar ini menggunakan daun teh hijau dan melati. Teh hijau (green tea) penuh dengan zat anti oksidan dan katekin yang berguna untuk memperbaiki sistem tubuh dan fungsi otak, sekaligus mengurangi resiko terkena penyakit kritis seperti diabetes, kanker dan lain sebagainya. Sementara itu, senyawa fenolik dalam melati (jasmine) bertindak sebagai antioksidan yang mengais radikal bebas yang terkait dengan kerusakan oksidatif. Melati sangat aromatik, dan dikenal karena sifatnya yang relaxing, terutama untuk menghilangkan rasa lelah dan stres.



Seperti saya yang sedang lelah akan jerawat yang masih nongol di pipi dan badan yang belum ideal. Ada Ichitan teh tawar disamping buat menemani hari yang sengal. #apaansih




Udah ah.

Anyway, Ichitan lagi ada promo Harap-Harap Emas loh! Hehehhe. Kalau beruntung, akan ada 30gr emas menanti di bawah tutup botol. Promo ini berlaku dari 01 Oktober – 31 Desember 2017 untuk 100 orang pemenang. Kira-kira gua bakalan beruntung gak yah? Atau kamu yang bakalan dapat emas yah? Siapapun yang dapat, kita amin-in aja deh ya. :)




Untuk tips rekomendasi makanan dan minuman sehat lain, kunjungi www.beautynesia.id

  • Share:

You Might Also Like

6 comments

  1. promosiiiiii yakkk wkwkwk....
    btw you tak semanis gua kog :)

    BalasHapus
  2. Cih pamer doang, beliin gw kali ci

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  3. Actually, gw juga keceplosan waktu ke jakarta. Pas bilang teh manis dingin. Pelayannya malah melongo. 😑

    BalasHapus