Bang, Udah kelewat!

Kamis, Maret 09, 2017

Semakin ke sini, alias semakin menuju semester tua menuju kelulusan, bawaannya super males banget ke kampus. Mulai malas buat PR, mulai malas dengerin dosen, mulai malas belajar, bahkan sampai mulai malas masuk kampus!

Ada kebiasaan buruk yang lahir semenjak semester 4 kuliah. Gua yang baru pulang kerja akan memesan ojek untuk ke kampus. Tentunya gua akan memilih ojek dengan tarif yang paling murah. Kalau bisa juga yang gratis. Heeheh (Beberapa kali dapat gratis juga gara gara GRATISNEBENGnya GrabHitch :D )

Kampus gua mulai kelas jam 5.45. Sementara gua baru pulang kerja jam 5. Mau gak mau gua harus segera berangkat tanpa mandi ke kampus. Itupun biasanya telat karena gua gak selalu pulang jam 5 di kantor. Kebayang kan kalau habis kerja, gak pake istirahat tapi udah harus langsung ke kampus buat ngejar waktu absen.

Rasanya . . . agak capek sih. Bukan capek secara fisik sih sebenarnya. Tapi secara mental kali.

Makanya gak heran, kalau setiap kali gua berangkat ke kampus pakai ojek, gua akan tidur di belakang abang ojek. Saking pulasnya, tak terhitung lagi berapa kali helm gua beradu dengan helm abang ojek. (Buat yang merasa pernah menjadi driver gua, mohon maaf atas ketidaksengajaan ini) Tapi gua emang gabisa menahan rasa kantuk yang membara itu. Sesekali bangun, tapi kemudian tertidur lagi. Kadang bangunnya karena berasa hampir mau jatuh, atau di klakson sampai kaget, ataupun emang 'merasa waktunya bangun'.

Nah, gua itu bakalan bangun sendiri kalau ketika buka mata, jalanan itu sudah dekat dengan kampus. Setelah bangun, gua akan mencoba untuk membuka mata lebar-lebar dan bersiap-siap turun.

Tetapi ada kalanya. . .

ketika gua sudah tahu bahwa kita sudah mendekati kampus, gua bisa memejamkan mata sendiri.

"Sebentar lagi aja, 5 detik lagi." batin gua.

Tetapi...

5 detik kemudian gua membuka mata, eh malah udah kelewat kampus nya!


"Bang, bang, udah kelewat! Balik lagi balik lagi!"







Dan babang ojek pun menurut. Banting setir, putar arah, kembali ke jalan yang benar. Setelah sampai di ubm, dengan wajah tak bersalah gua membayar abang gojek lalu pergi meninggalkannya. HAHA


Maap ya bang.


Maafkan daku yang tidak bisa menahan hasrat ingin tidur di belakang mu. 

Dasar wanita murahan!
Ih apaan sih


Entah sampai kapan gua akan begini. Semoga saja sih, kebiasaan buruk ini bisa berakhir. Kan berabe juga kalau gua terlalu pulas tidurnya, bisa-bisa udah sampai Pluit kali nyasarnya. Hahaha

  • Share:

You Might Also Like

0 comments