9 Target untuk 2016

Selasa, Desember 22, 2015

Gua menulis artikel ini pada hari Rabu, 9 Desember 2015, di hari libur nasional karena Pilkada.

Membaca buku 23 Episentrum membuat gua tercerahkan seketika. Gua mulai aktif memperhitungkan kembali soal kebutuhan finansial gua. Semakin gua menghitungkan kembali hal tersebut, timbullah satu benak di kepala gua. Kenapa gua tidak membuat target hidup juga? Membuat target hidup akan memberikan motivasi hidup bagi seorang penggalau di dunia sana. Karena gua adalah seorang penggalau, gua pun menulis semua planning gua di sebuah buku kecil berwarna tosca. Namun, karena menulis dan menyimpan target tersebut rapat-rapat rasanya tidak ampuh untuk membuat gua semangat. Maka dari itu, gua membuat artikel khusus untuk impian gua di tahun 2016.

Ini adalah kali pertama gua serius dalam membuat tujuan hidup. Maka dari itu, ada baiknya pula gua menjelaskan kenapa membuat LIFE GOAL itu penting. Simak baik-baik ya, adik!


LIMA ALASAN KENAPA TARGET ITU PENTING:


1. Membuat Kita Fokus. 
Bayangkan lu harus memanah tanpa diberikan sasaran. Kemana lu harus membidik? Katakanlah lu menembak ke sembarang tempat, terus kenapa lu bidik kesana? Apa tujuannya?? Ngerti point-nya? Inilah contoh dari kehidupan yang gak punya tujuan atau target. It's pointless and waste of energy and effort. 

Lu bisa punya semua potensial di dunia tetapi tanpa fokus kemampuan dan kelebihan itu gak berguna. Lu gak bisa menggapai sesuatu kecuali ada satu tujuan yang memfokuskan usaha lu. Because at the end of the day, goals are what give you direction in life. Dengan menetapkan tujuan ke diri sendiri, lu memberikan target untuk dibidik. Arah ini yang membuat pikiran lu fokus pada target daripada membuang energi dengan menembak tak menentu.

2. Menghitung Perkembangan

Dengan mengatur tujuan untuk diri lu sendiri, lu dapat mengetahui seberapa banyak kemajuan yang telah lu buat. 

Contoh: Solangel menargetkan untuk menulis buku minimal 300 halaman. Dia mulai menulis setiap hari dan bekerja keras namun seiring perjalanannya dia mulai kehilangan arah terhadap seberapa banyak halaman yang sudah dia tulis dan seberapa banyak lagi halaman yang harus dia tulis. Jadi, daripada panik, ia memilih untuk menghitung halaman yang sudah ia tulis, menentukan kemajuannya yang telah ia lakukan dari awal tujuan yang telah ia buat. Kemudian iapun tahu seberapa banyak lagi halaman yang harus ia tulis.

3. Menjaga dari Gangguan

Dengan mengatur tujuan, lu memberikan batasan mental pada diri lu sendiri. Saat lu punya point akhir tertentu di pikran, lu akan menjauh dari gangguan dan tetap fokus pada tujuan dengan sendirinya. 

Misal teman baik lu sedang berpindah ke Jakarta dan pesawatnya akan lepas pandas jam 9 malam. Lu pulang kerja jam 8 dan lu tau lu butuh waktu 1 jam ke Airport untuk mengantarnya pergi. Jadi lu membuat tujuan untuk sampai di airport dalam waktu 45 menit supaya lu bisa punya waktu lebih. Apakah lu akan di "ganggu" sepanjang perjalanan? Akankah lu berhenti untuk istirahat atau makan? Akankah lu pulang kerumah lagi sebelum ke airport? Gua rasa lu bakalan jawab 'tidak' untuk setiap pertanyaan itu, di akhir hari inilah maksud dari tujuan itu. FOCUS. Gak peduli siapa yang lu temui sepanjang perjalanan atau apa yang lu lihat, tujuan membuat lu tetap terjaga. Secara tidak sadar, lu menjauh dari segala gangguan dan fokus lu tetap pada tujuan itu. By the way, jika lu masih belum sadar bahwa ini adalah caranya menjadi sukses, you set a goal, you lock it in and then give it your 100%.

4. Membantu Mengatasi Penundaan

Saat lu membuat tujuan untuk diri lu sendiri, lu bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Ini adalah perbedaan mencolok antara ketika lu ngerjain sesuatu karena bertingkah dan gak peduli tugasnya udah diselesaikan atau belum. Tujuan umumnya melekat pada pikiran lu dan jika tidak diselesaikan mereka akan meneriakkan "DOH! Gua kan seharusnya ngelakuin XXX hari ini!" (#eh) Ingatan semacam ini di belakang kepala dapad membantu lu mengatasi sikap menunda dan malas-malasan.

(*tetapi ingat bahwa tujuan jangka panjang umumnya diwarnai dengan penundaan. Kebanyakan orang gagal dalam mengatur deadline untuk tiga bulan. Jadi, kapanpun lu sedang membuat tujuan jangka panjang, bagilah mereka menjadi beberapa tujuan jangka pendek jadi lu bisa menyelesaikan tujuan jangka panjang setiap minggu atau mungkin setiap hari. 

5. Memberi Motivasi

Akar dari semua motivasi ataupun inspirasi yang pernah lu rasakan selama ini adalah GOALS. Mengatur tujuan memberikan lu fondasi pada sesuatu yang dapat menggerakkan hati lu. Dengan membuat tujuan, lu sedang memberikan diri sendiri sebuah point akhir konkret untuk membidik dan menjadi bergairah. Ia memberikan lu sesuatu untuk difokuskan dan memberikan 100% usaha lu dan fokus inilah yang menciptakan motivasi. 

Tujuan adalah alat sederhana untuk memfokuskan energi pada direksi positif, ini dapat berubah seiring prioritas lu berubah.




--




Di bawah ini adalah sepuluh target yang telah gua tulis untuk di wujudkan sebelum Desember 2016 berakhir. Gua juga akan menulis update terbaru mengenai bagaimana gua akan mewujudkan impian tersebut.

(Goals yang sudah gua capai akan diberi tanda bold)
  1. Membeli reksadana jangka waktu 10 tahun untuk dana pensiun.
  2. Membuka Tabungan Mapan CIMB Niaga untuk jangka waktu 3 tahun.
  3. Muka bersih : jerawat hilang!
  4. Dikasih surprise pas ulang tahun ke-20.
  5. Sukses 30-Day Abs Plank Challenge
  6. Ikut Archery
  7. Follower instagram mencapai 1.000 di akhir Desember 2016
  8. Total pageviews www.aliceolice.com mencapai harapan di akhir Desember 2016.
  9. Beli Laptop High-Tech


Doa-kan gua semoga niat ini berhasil dan tercapai dengan sempurna, yak!


  • Share:

You Might Also Like

4 comments

  1. ngakak... goalnya di kasih surprise ultah 20 ..
    goodluck in achieving your goals wkwkwkk XD frm: penggalau lain di luar sana

    BalasHapus
  2. kenapa gak ada kawin disitu? #ehh

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngebet kawinin gua ya? #ehh #apaansih

      Hapus