Lebaran = Tingkat Kejahatan Bertambah?

Senin, November 30, 2015

Di otak gua sudah tertanam mindset --> orang nyuri mendekati hari lebaran --> pelakunya pasti muslim --> pasti karena mereka butuh duit --> pasti muslim yang nyuri!


Mindset itu sudah terbawa dalam diri gua sejak kecil. 

Suatu kali hape gua di curi orang. Gua sekeluarga udah mikir, "Pasti ini muslim yang nyuri. Memang e a. Muslim itu gitu loh, udah lebaran butuh duit jadinya nyuri! Dasar muslim!" 

Kalo lu Muslim, hold on, jangan kepancing emosi gara-gara gua ngatain brengsek. Apalagi balik ngatain gua, orang cina, sebagai bajingan.

Banyak orang yang agamanya benar, tapi orang yang mencoba mengerti agama itulah yang salah ngerti. Orangnya itu yang perlu di benerin. 

Gua pernah dapat gambar aneh sewaktu masa-masa penentuan presiden 2014. Gambar tersebut kurang lebih isinya begini: Kalo sempat si A gak kepilih, oke. Awas saja cina-cina kafir, mereka akan kami jarah dan perkosa. Cina yang kaya-kaya karena licik dan curang, jual barang mahal, halal kita rampok, dan kita ambil kita ambil kembali hartanya, kita rampok dan kita ambil hartanya. Insya Allah , halal di mata Allah karena merampok di saat peperangan adalah halal. BUNUH MEREKA SEMUA! ALLAHUAKBAR!

W . T . F!?


Gua sampe gak ngerti itu ajarannya yang sesat, atau orang yang nulis itu yang sesat. Karena bahkan tanpa agama pun, hanya dengan logika pun, ITU GAK MASUK AKAL! BULLSHIT! Membunuh itu halal? Merampok itu halal? Memperkosa itu halal? BULLSHIT! 

Tahu kan seberapa sedih keluarga dari korban yang dibunuh? Sadar kan betapa nyesek ketika barang korban di rampok? Kasian kan mengetahui ada orang yang diperkosa? Dan bisa ada orang yang menganggap hal itu halal?? 

Gua sempat merasa cara terbaik mengurangi koruptor di Indonesia adalah dengan memisahkan kepala mereka dari badannya. Agar orang yang korupsi bakalan merinding dan gak akan pernah korupsi lagi. Seperti di negeri China. Tapi setelah gua pikir lagi, membunuh orang kan salah. Bagaimana kita bisa membuat itu menjadi UU di Indonesia? Rasanya ingin dilakukan tapi mustahil.

Membunuh orang, seberapa brengsek, seberapa bajingan, seberapa bangsat pun orang tersebut, tetap saja salah. Karena membunuh adalah dosa. Dan gua yakin bahwa di setiap agama juga di ajarkan bahwa membunuh, memperkosa, dan mencuri merupakan sebuah dosa. 

Lalu, kenapa bisa dosa itu di halalkan? Dengan alasan merampok saat peperangan adalah halal di mata Allah? 

-_-

Ha ha ha.

Gua kurang tahu tentang agama islam yang mengajarkan hal tersebut. Jadi gua cuma bisa bilang: pikirlah terlebih dahulu sebelum berbuat. Jangan karena ada orang yang bilang merampok itu halal dan semua orang berbondong-bondong merampok. TOLONG! Mikir dulu. Coba kalo lu kaya, dan tiba-tiba dirampok. Terus yang rampok bilang, "Idih! Yang kita lakukan halal! Bapak/Ibu kaya, tapi kita miskin. Karena Bapak/Ibu licik dalam berbisnis! Sudah sepantasnya kita merampok bapak/ibu. Biar harta kita sama besarnya!" Siap-siap yang ngerampok di timpuk batu. 


Gua juga kadang ngeliat ada polisi di jalanan yang menilang para pengemudi kendaraan bermotor. Khususnya di minggu lebaran seperti ini. Yah, nilang biar dapat sogokan lah. Jadi perutnya tetap buncit. 

Gara-gara polisi seperti itu, pikiran gua jadi gak bener dong. Gua udah mikir, "Wah ini polisi memang benar-benar yah. Pas mau lebaran aja, banyak yang di jaring. Duit masuk kantong. Hadeuh. Polisi. Polisi." Belum lagi, biasanya polisi itu perutnya buncit. Mikirnya tuh duit nya bukan masuk kantong lagi, udah masuk ke perut noh. Ckckck.

Ibarat prosa lama, "Kotor setitik, rusak susu sebelangga." Gara-gara manusia satu biji, rusak semuanya.

Memang gak semua polisi itu mata duitan, tapi gara-gara yang mata duitan mencolok di mata publik, akhirnya terciptalah persepsi masyarakat bahwa semua polisi itu engga bener. Ya, nggak?


  • Share:

You Might Also Like

6 comments

  1. gw setuju banget, suka banget tulisannya. tapi emang itu dasar watak orangnya yang gak baik makanya kelakuannya pun jadi gak baik.

    BalasHapus
  2. Cici sering2 update blog dong:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, udah mulai update kok.
      Makasih udah mampir ya !

      Hapus