Lots of Lost

Kamis, Maret 20, 2014

Hi, blogger!

Guess who is coming back?

Hee-hee...

If you are waiting me to update this blog, I wanna say thank you for waiting and sorry it took so long to be updated. Here we go.

Like the title. Lots of lost. 

Ada banyak hal yang terjadi akhir-akhir ini dalam hidup gua. (Semacam biasanya hidup gua pernah tentram...) Salah satunya adalah gua menyadari bahwa seseorang yang dulunya menjadi best friend gua sudah berubah total menjadi stranger. Kami masih teman, tapi bukan dalam arti teman yang sangat dekat. Gua gak tahu apa yang salah di antara kami. Entah dia yang berubah, gua yang berubah, kondisi yang berubah, atau selama ini semua memang cuma camouflage saja. Yang jelas, setiap kali gua melihat dia, ada satu rasa yang menahan gua untuk bersikap so friendly ke dia.

Pernahkah lu mengalami hal itu? I guess lots of you did. Because I saw many quotes stating that kind of condition. So... this is not a new thing, right. . . I just feel sad cause it seemed like it cannot come back, the friendship won't last. It makes me afraid, questioned myself if it was my fault all along. . .


Ada kehadiran dua orang tak terduga dalam hidup gua; seseorang yang di benci semua orang kecuali seseorang yang membawanya hadir dalam hidup gua; dan seseorang yang kehadirannya tidak pernah di harapkan oleh semua orang. Mereka adalah dua orang (kalau perlu di-ekstrim-kan) bajingan bulu anjing. Muka mereka polos serasa kasihan tapi keberadaan mereka seperti sampah kotor, bau, berlendir yang gak pernah bisa dibersihkan sepanjang masa dan akan tetap kotor di mata semua orang. Never ask me who they are because writing them on this blog is a sin, a move I should never make. 


That's a lost to me. 

And another lost is... 

Gua kehilangan muka. Muka gua rasanya seperti tikus mulas yang perlu di beri pelajaran. Memang masalahnya gak segempar apa sih, cuman gua merasa gak enak aja. Super gak enak. Karena selama satu tahun gua ujian di ruangan ujian itu, gua cuman bisa menanyakan jawaban, gak pernah mengangkat kertas gua, gak pernah membantu orang, gak pernah passing jawaban, jarang lirik-lirikan (eh...). You may think those were ridiculous, needless-to-say thing, but I'm just gonna blurt it out. Gua jarang mencoba kerja sama di ruang ujian (note that: ruang ujian) selama sekolah di sutomo, dan tahun ini tindak kriminal gua baru saja meningkat dikit. I don't know if that was stupid, idiot, ce se, or what. Gua bahkan heran mendengar teman gua bisa menukar soal mereka, melempar kertas, dan beribu cara lainnya. Memalingkan muka aja gua salah tingkah, apalagi mengoper kertas jawaban?? Merasa gak enak dan pengen cepat-cepat nabrak dinding. Serius. Lame? Okay...Hands up.


Kehilangan gua yang lain adalah...

NILAI UJIAN GUA! Mate, fisika, kimia, dan biologi, gua berharap nilai itu bagus, aman, dan tentram. Namun, begitu masuk ujian, duduk, mendapat soal, gua panik, kosong, pasrah. (believe it or not, saat gua menulis ini, lagu aww keluar #curhatdalamcurhat) Pelajaran yang membuat gua hampir menangis adalah Kimia, padahal gua tahu kalau fisika gua paling hancur. (dari 40 soal gua hanya bisa 10 #tamparteplaktendangtabrak) Bio? Hahahah... Mate? Hahahahhaa...  I could only smile and be hopeful. 

Gua juga kehilangan kesempatan yang berhubungan dengan shampoo yang berhubungan dengan bun. Can you still remember those, Alice? Guess you will still. Because you will still remember mandarin, those, and any other pieces on the next future. LOL. I'm writing to my future self . . . 


// Anyway, do you ever feel it was so right to say fcuk on your English conversations? Because I do. When I talk to my sister and brother with English, we often say fcuk. It was like any other normal verb/noun/adj that you can add it to anywhere. Like fcuk this fcuk that fcuk you. If this offend you, I am so sorry, dear. . . I am just sharing. //



Updating my moment ... SKIP THIS IF YOU DONOT WANT TO PUKE!

I've already warned you.



Smile... Alice...

Hehe

Blown our hair

Twinnies

My eyes huhu 

Cheekies :3

Come here...

*sesak *

...

What? You want my number?

Hey...

MY CHEEKS!

What? A problem?



You said ice cream...


Efek gak bisa pergi karaoke . . . (just kidding)






HAPPY ROTATING.

  • Share:

You Might Also Like

2 comments