Dubidu

Kamis, Oktober 31, 2013


Ngeloowww

Kalian mungkin tahu bahwa gua mempunyai olshop sendiri yaitu @oparfait (instagram).

I wouldn't say it is my first, because it isn't. Well, olshop pertama gua adalah Shop Diamonique's yang lahir dari Facebook sekitar tahun 2011. Kalian bisa cari facebook kalau kepo. Olshop pertama gua menjual fashion perempuan. Yang kalau kalian liat koleksinya, bakalan ngangap. Karena stylenyajadull dan harganya yang pricey banget. Yap, itu olshop yang terlahir akibat keisengan dan ketidakwarasan otak gua saat itu. Akibatnya gak ada satupun yang beli. Haha

Gua mulai mencoba membuka olshop di tahun 2013. Saat itu gua memang sudah ada pikiran untuk mencoba membuka online shop hanya saja masih belum berani. (Terlebih lagi karena sebelumnya udah pernah coba dan gak ada yang beli) Gua mulai yakin akan membuka olshop ketika teman-teman gua mengajak gua untuk pergi berlibur ke Bangkok. Gua pikir Dad bakalan ngasih gua pergi ke sana. Tapi rupanya dia gak bisa. Oleh karena itu, gua hampir pasrah. Terus temen gua bilang, "cari uang sendiri lo bren. Gua juga nabung sendiri". Gua manggut-manggut,  separuh "Ah masa?" "Hmmm hehehhe" Gua bawa pikiran itu ke rumah dan kembali mengingat rencana membuka olshop. Gua pun mulailah ngomong sama Dad begini begono. Awalnya Dad gak setuju, karena cici gua pernah buka olshop sendiri (nahhhh) tapi gak begitu berhasil. Namun, Dad akhirnya setuju. Well, dia mengajari gua supaya membuka bisnis yang gak rugi. Menurut logika sih, memang gak bakal rugi. Tapi setelah di jalanin yah... Bocah memang masih bocah.

Gua mikirin semalaman untuk mendapat nama yang cocok buat olshop gua. Muncullah 'OPARFAIT'. Parfait dalam bahasa Prancis artinya adalah sempurna. Sementara huruf O yang tiba-tiba nongol di kepala Parfait sebenarnya adalah singkatan dari kata Olice. Hampir semua nama itu punya arti loh. Termasuk @oparfait. Jadi tolong, yang suka bilang 'pervert', musnahkan kata jahanam itu dari kepala Anda. Bukan muhrimnya! LOL.

Kenapa sih tiba-tiba gua bilang oparfait, lagi dan lagi??

Gak ada alasan yang spesifik sih.

Keunyang. Just because.

I just felt happy to receive feedback from my customers. And lately, gua membuat semacam kartu (yang terbuat dari kertas A4 -_-) untuk diberikan ke customer gua. Biar nambah kesan keren gimanaagitu. Untuk fotonya sih, gua masih ngambil dari internet. :")


Card ver.2
It just feel good to know and make someone happy. Walaupun gua tahu bahwa kualitas sepatu handmade yang gua jual gak sebagus branded shoes (hoalahmak). Tapi memberikan kartu-kartu ini gak salah-salah amat kan. Itung-itung sebagai dekorasi yang bakal dibuang lima belas menit setelah mendapat sepatu.



////


Just so you know, baru-baru ini gua mulai menyambung fanfic pujaan gua "RETURN" Chapter 12. Gak terasa, gua tegaaaa banget ninggalin Candy di tengah jalan lagi. Gua hanya sempat menyambung setengah chapter (baru +-2000 kata :")) Gua seneng banget ketika ngelanjutin kisah Candy-Theo yang masih berada dalam tahap bahagia. Gua sampe cengengesan, cemburu sama Candy (ini bocah gilak kali ya) karena dia cute banget. Sayangnya, gua stuck. Iya, gua stuck lagi. Ketika mereka diharuskan untuk mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan, gua gak bisa lancar berpikir. Rasanya serba salah gitu loh. Mau nulis ini, kasian yang itu. Mau nulis itu, terlalu dini nantinya. Jujur, gua paling gak bisa nulis segmen sedih (padahal rasanya blog gua kasian banget yah) Mungkin gua gak tahan kali yah ngeliat Candy menderita lagi. Beh...

Tapi gua berterimakasih banget buat kalian yang gak sengaja udah baca RETURN dari Chapter 1 sampe 11. Terlebih lagi yang nanyain, "Kapan nyambung woee!"

Sebenarnya gua udah nulis banyak cerita fanfic. Bukan hanya Return doang. Gua punya Lovey-Dovey, Tutoring Maniac, KellyTeddy (gak ada judul -_-). Dan semua itu belum kelar gua tulis. Sebagian karena gua lupa udah menetaskan mereka, sebagian karena gua gak becus ngatur waktu, sebagian karena ide gua macet, dan sebagian lagi karena gua malas. Banyak sih tips-tips buat dapat nyelesaiin naskah atau cerita seperti itu. Banyak malah di Google. Gua juga sempat baca dan renungi. Tapi, pada dasarnya gua emang rada malas dan sok ide. Gua nulis semua cerita itu tanpa premis ataupun outline apalah itu yang kalian sebut (dasar penulis gadung!) Oleh karena itu, ketika sampai di tengah gua bisa stuck karena gua gak tahu apa yang harus terjadi pada karakter gua. Itu semua emang terkadang bikin nyesek hingga akhirnya lu nyerah dan malah membuat cerita yang baru masih tanpa outline. Setidaknya itu yang terjadi pada gua dan hampir semua cerita gua...

Well, gak semua manusia itu perfect kan. Gua gak tahu kapan gua bisa kebentur ide buat lanjutin Candy sama Theo, ataupun fanfic lovey dovey dan tutoring maniac (kedua cerita itu ada hubungannya sedikit cieeee). Sekarang ini gua malah mulai tertarik sama video. Tapi lagi-lagi belum becus ngatur waktu dan ngatur hati buat gak malas. Wehew.

#justARandomRant 


  • Share:

You Might Also Like

0 comments