Guru TOEFL Rusuh

Jumat, April 12, 2013

ASDFGHJKL! 
`!@#$%^&*()_+|}"? 


Kutu kupret digencet terpepet-pepet!!!

Gua DENDAM terpendam dedemit amit-amit sama guru TOEFL kelas-sebelas gua!

Padahal sih, awalnya gua cuma gak seneng aja melihat mukanya yang penuh dengan make-up yang bercorak-corak super norak mirip kecoak! *`[ ื x ื]'*
Plus geli sendiri karena dulu dia sering teriak-teriak seperti nenek lampir yang lagi terjepit. Modusnya sih, ingin diketawain sama seluruh murid biar dianggap lucu. #nahlho #apapulak

kurker
Ketemu gambar lama karya cici gua. Pas banget mengilustrasikan gimana otak gua yang lagi kesal memproses wajah Ms.Cockroacheye. 

Yang membuat tingkat kebencian gua terhadap dia meningkat sampai sepuluh pangkat seratus adalah bagaimana kurang kerjaannya dia.

Ms.Cockroacheye bilang dia tidak terlalu setuju dengan metode belajar sekarang yang menggunakan fotokopian. Dia bilang dia lebih menyukai metode tradisional alias kuno dimana tulisan tangan adalah segalanya. -_-

...

Emangnya mesin fotokopi itu dirancang buat apa coba? 

Gua masih bisa menoleransi pelajaran matematika yang suka nyalin catatan, karena kebetulan guru tersebut menulis setiap kata dan angka itu sendiri dengan rapi dan ...rapi.

Tapi gua gak bisa menoleransi pelajaran TOEFL (bukan pelajarannya sih, tapi gurunya) yang suka menyalin soal-soal karena toh soal tersebut nyolong dari guru yang lain dan guru TOEFL tersebut selalu menyuruh orang untuk menulis soal itu dipapan tulis.

*Tiba-tiba ingin mencakar sesuatu deh~*
Grrwlgrwwlgrwllgwlrlgwwlrrr

Gua nyesek banget sewaktu dia kembali menyuruh orang buat menulis soal itu.

(apa susahnya di fotokopi, idih)

Waktu itu gua duduk di barisan paling belakang, alhasil yang gua liat di papan cuma kriwil-kriwil tinta hitam. Maklum gua gak bisa lagi melihat jelas dalam jarak hampir 2 meter itu. *bener gak ya?*

Dan saat itu juga, gua lupa bawa catatan. -_- Jadi gua pun mengeluarkan kertas binder dan mulai mencatatnya disana, sehingga nanti gua bisa menempelkannya di catatan di kemudian hari. Dengan susah payah menoleh kesana-kemari, gua pun menulis 20 soal dengan 4 pilihan abcd itu.

Sampai akhirnya...

Ms.Cockroacheye mengecek buku kami di hari berikutnya. . .

Tempat pertama dimana dia menyampah adalah barisan gua. Dia pun memeriksa catatan...

"Why do you use paper? Didn't I say to rewrite it to your note?" (suka-suka gua lah, cari masalah banget lu)

And I was like, "hah?"

"Next time, right, don't forget to bring your note..."

Dan gua pikir itu artinya gua sudah bebas...

Lalu kemudian, dia membopong buku berwarna biru dan menanyakan nomor gua. Kemudian dia berjalan kebelakang dan memeriksa catatan murid lain. Yang ada masalah, nomornya di santet. #eh Setelah dia siap berjalan keliling, dia berdiri di tengah kelas dan berbicara sesuatu. Gua pun bingung, mestikah gua berdiri atau duduk? Gua lagi berpose pura-pura mau berdiri dan dia pun melihat gua. Dia berjalan ke arah gua...

Dia menyentuh buku gua.
"You may sit down. But, write it again to your note okay? I told you---"

Gua pikir gua sudah bebas bo! 
Tapi...

ELOH suruh GUEH menulis balik 20 soal itu?

Lo tau gak sih gue sudah menulis cantik-cantik ke dua-puluh soal itu ke kertas binder gue, dan gue menempelnya ke catatan karena malas menulisnya kembali toh itu menghabiskan tinta, kertas, waktu, dan kerjaan gue? Lo tau gak sih gue malas banget liat muka lo yang pernah dihias seperti lumut? Lo tak gak sih kadang lo suka bikin kesel, nyesek, dan enek? Lo tau gak sih gue udah dendem kesumat sama lo? Hah? DAPOOP!

Lo tau gak sih, sekedar nambah kesedihan belaka...Saat itu gua duduk di tempat terkutuk. Tempat duduk gua berada di barisan paling depan, dan paling ujung mendekati pintu. Entah kenapa, setiap kali duduk disitu, gua selalu sakit perut dan gak enak badan. Bukan gejala mau BAB, tapi sakit di bagian diafragma. #halah #sokide Lebih parah lagi adalah gua merasa badan dingin, merasa kening panas, serasa demam. -_-

Belum juga rasa-rasa sakit itu pergi menjauh dari gua, sudah ada yang cari masalah. #APAPULAK?! #KIMKIM!!!

Kalau aja gua punya keberanian dan merupakan seorang pemberontak ulung, pasti gua bilang, "Miss, you know right, I've already write it. It'll be a waste if I re-write it. You know right..."
*ambil asam sulfat* *lumur ke mukanya* "Your make-up is too humiliating."
*ambil garam* *lempar ke dia* "Your presence is not welcoming."
*siapkan tangan* *cakar bibirnya* "Your mouth is so something."
*siapkan gunting* *potong rambutnya* "Your hair-accessory is just annoying."

penampakan Ms.Cockroacheye yang gua gambar SEBELUM gua dendam dengannya. Yang ini ajah uda hancur, entah gimana bonyok lagi mukanya kalo gua gambar dia lagi. *evil-face* [...] // kenapa gua berkesan seperti fans sama dia yah? *teplak1000x*

#ops #yaampun Jahat dikit yah gua... :x

Tapi kenyataannya walau rencana itu brilliant abis, gua cuma bisa membereng dia. Keyword: CUMA. (Kapan yah gua bisa jadi brutal? Pengen nyoba sekali deh. #halah)

---> imajinasi tiba-tiba muncul <---
Coba sewaktu dia mengeluh, "I can't use computer really well blarhblarhblarhs..." atau curcol (tapi akhir-akhir ini dia semakin jarang bacot -_-)
Satu kelas menjawabnya dengan kompak: "OH."  Atau
Satu kelas dengan serentak tertawa-muka-datar: "Ha ha ha -o-" Atau
Satu kelas menjawab satu sama lain: "Itu namanya... do...?" /  "...dol!"
#haaaaaa
---> imajinasi kemudian terpendam <---

Lanjut ciiin, Yang turut membuat gua badmood lagi adalah dia menyuruh beberapa orang yang catatannya bermasalah untuk kedepan dan menulis soal. DAPOOP?

Ketika akhirnya nama gua dipanggil...
Gua pun berjalan ke arahnya dan mengambil kertas fotokopian (#nahlho) dari soal-soal itu dengan wajah gak seneng.
Kucrut.Kucrut.Kucrut.Kucrut. 

Gua pun menulis kata-kata itu dengan tulisan yang sangat jelek persis seperti mood gua yang bertambah kunyit itu. Tak segan-segan, gua juga turut menggunakan metode tulis cakar ayam ke buku catatan gua. (Gak mau lagi nulis cantik karena ternyata hasilnya tinggal di koyak menjadi sampah --> barang buktinya kertas binder gua)

Sepanjang sisa hari tersebut, mood gua negatif banget.

Sewaktu gua nulis di papan pun, ada temen gua si Agan yang minta tolong supaya gua memperbaiki tulisannya. Dia manggil gua, dan... Gua membereng dia, mencoba memperlihatkan bahwa gua sedang dalam mode pengen bunuh orang. (Tapi sepertinya gagal)

BAHKAN, gara-gara gak enak badan dan mood gua jelek, gua gak ada nafsu main Ach-tung. #halah

BAHKAN, gua gak begitu menikmati (?) pertunjukkan senam aerobik yang diperagakan 7ikan di depan kelas. Emang sih gua juga tertawa, melihat gaya-gaya mereka. Terutama bagian si SevenEleven yang sok tersinggung dan berlutut disudut-sudut. Dan merasa geli melihat adegan hula-hula SunghaJung serta... Adegan lift Gangnam Style (bagian dimana orang yang berdiri...) yang berubah gaya menjadi gerakan yang lain. Gua sih tertawa tapi... Lagi ada aura malas banget. #duh

Untung aja sewaktu guru penjas menyuruh 7ikan memilih generasi berikutnya (pemain lain), mereka gak memilih gua. Karena kalau hal itu terjadi, gua akan bunuh orang itu dengan brutal-- didalam otak gua maksudnya.



**


Karma exists. Iyah, karma exists.

Rumah gua banyak kecoak jadinya. Bahkan sewaktu tadi gua makan jadi ada semacam bau kecoak. #apapulak #kampraylah
Malah luck gua yang bahkan sudah mendekati sumbu x menjadi menuju sumbu xy-negatif. #idih

. . . .

Gua gak bisa bayangin kalau nanti gua dewasa. . . Gua lebih memilih dia daripada orang lain, sama seperti gua ketika gua lebih memilih guru TOEFL kelas-sepuluh gua (Mr.Davisukses) daripada Ms.Cockroacheye itu sendiri. Bahkan gua enek mikirannya. -_-*

Tapi... lucu juga yah. Ms.Cockroacheye bakal dikenang sepanjang masa. Tapi, bukan karena kebaikannya tapi karena kenorakannya. #eh HAHA #HAAA!


*saking jahatnya dan dengkinya gua, disuruh loncat dari kasur* *gubrak* 
MAAFKAN SAYA! *jari telunjuk dan jari tengah disilangkan di belakang badan*




// side-story of my previous TOEFL teacher (#apapulak)

Padahal dulu gua juga gak terlalu suka dengan Mr.Davisukses...

Karena. . . Gaya jalannya itu agak aneh. Gaya bicaranya juga agak aneh. Gaya lihatnya pun agak aneh. -_- Dan terkadang dia itu suka sok kesal terhadap kelas kami... #halah

Tapi kalau dibandingkan, Mr.Davisukses lebih mendingan sepuluh kali lipat dari Ms.Cockroacheye. CIRUS!! (Plesetan dari ciyus) ._.v

Metode pengajaran Mr.Davisukses lebih WOW lagi dari punya si MCE. (gua singkat aja deh)

Davi baik hati banget memperlihatkan gambar-gambar dari topik yang sedang kami pelajari. Gak tanggung-tanggung, dia turut memamerkan gadgetnya untuk membuka gambar tersebut. Entah dia sering kurang kerjaan dirumah atau emang rajin, gua gak peduli-peduli amet sih. #lah

Sewaktu pelajaran laboratorium bahasa Inggris pun, gua suka memasuki kelasnya. Karena, bukan seperti guru lainnya yang boring banget memberikan latihan ini-itu, waktu di kelasnya, dia akan memberikan latihan listening. Dimana yang kita denger itu lagu. Jadi sembari belajar sembari menikmati. #haaaa Omong-omong, kebanyakan lagunya merupakan lagu transformasi dari mandarin --> inggris.

Anyway, masih ingat gak, tadi gua nulis kalau si MCE mengambil soal dari guru lain? NAH! Soal-soal itu bersumber dari Davi! (rajin banget yah Davi, #yaampun) Berbanding 360 derajat dari MCE, Davi mempersilahkan kami memakai soalnya dalam bentuk fotokopian.

Selain itu sebagai bentuk berusaha meningkatkan semangat siswa, dia akan memberikan semacam bintang untuk orang yang mengerjakan soal yang dia berikan dengan benar.  Bintang tersebut merupakan semacam bonus nilai tugas. #hehe Gua yang sebenarnya malas banget buat hal gituan, akhirnya kecimpluk juga mengoleksi bintang. Bahkan sempat bangga sendiri karena pernah mendapat tiga bintang. #astaga

Pernah juga suatu kali, Davi membawa snack-snack dan membagikannya kepada orang yang menjawab soal dengan benar. #lucudeh Teman gua yang beruntung berhak memilih snack-snack tersebut. Walaupun hadiahnya gak mahal banget, tapi rasanya kita menjadi anak SD. #eh Dapat hadiah karena telah melakukan hal yang benar, tampaknya jarang terjadi semenjak SMP. Betul gak gua?

// end of the story


~~~ Ternyata teman-teman gua yang lain banyak yang kesal ngeliat tingkah laku MCE alias Ms.Cockroacheye (Ada teman, *v*)b ~~~

  • Share:

You Might Also Like

1 comments