Seriously, JB?

Minggu, September 16, 2012

Tulisan ini diambil dari hanaruhanaru.blogspot.co.id

Muak banget ngeliat fans Justin Bieber yang fanatik kek taik.

Setiap orang punya hak untuk menyampaikan pendapat. Gua setuju itu. Tapi kalau misalnya pendapat yang kamu berikan itu isinya sampah, gua gak setuju.

Barusan gua menemukan spesies penggemar berat yang sepertinya sudah gila. Fans-nya JB! Yah, waktu lagi trendingnya si JB itu semua wanita bergejolak, dan banyak yang menyukai dia. Gua ,sih, yah biasa-biasa aja lah. Gua gak bakal sampai "Oh, my God! JB, I love you so much till the end of the world. You are my saviour forever" dan segala tetek banget menjijikkan seperti itu. Duh!

Gua punya idola, seperti Park Yoo Chun, Rainie Yang, Alan Luo, IU, dan Jang Woo Young. Tapi seberapa sukanya gua sama mereka, rasanya gua gak pernah terlalu mengejek orang menggunakan nama mereka. Oke, gua jujur, gua pernah bilang sama teman gua, kalau idola gua lebih bagus dari mereka. Tapi itu cuma bercanda DAN itu dulu. Belakangan ini, gua gak se-gimana gitu lagi sama idola gua. Bukan maksudnya gua gak suka lagi sama mereka, tapi gua merasa menjijikkan kalau terus mengatakan mereka lebih baik dari orang lain. Untunglah saudari gua mengingatkan gua, kalau gak gua bisa terjangkit virus fanatik. Yah, apapun bentuknya dan alasannya, gua tetap pernah begitu lah.

Seingat gua waktu JB terkenal di negara ini dengan lagu Baby-nya, banyak orang yang mengira dia itu cewek! Bahkan waktu gua pertama kali dengar lagunya, gua pikir, "Ini cowok tapi suaranya cempreng abis!". Dan karena itu gua gak menganggap dia sebagai idola gua. Oke, Fine.

Seberapa cintanya kamu sama idola kamu, jangan pernah terjerumus terlalu dalam, kawan. Jangan pernah menjadi "mirip" mereka, jadilah diri sendiri, Be A Real You! Betul gak? Seberapa sukanya sama mereka jangan lupakan diri sendiri dan keluarga, jangan jadi fanatik berat.

Jadi sebetulnya saat gua melihat satu video di Youtube, gua bertemu dengan satu komentar paling memuakkan yang pernah gua temuin. Isinya kurang lebih begini, "Alasan kenapa JB lebih bagus dari video ini, 1. JB setidaknya bisa bahasa Inggris tidak seperti yang satu ini, 2. Tidak pernah tidak mengormati musik dengan bahasa aneh tidak mendidik 3. JB itu cute 4. JB bisa menari tidak seperti dia 5. JB itu orang Amerika dan itu beradab 6. JB bukan komunis 7. Lagu JB sebenarnya bagus 8. Video JB #1 di seluruh pelosok Youtube"

Jujur aja, kalau kamu yang baca komentar seperti itu, apa yang kamu pikirkan? Kalau gua seperti yang udah gua bilang, menjijikkan banget, fanatik abis! Rasanya ada yang miring di otak orang itu. Gua terangin aja yah, video itu videonya Gangnam Style!

Kalau perlu gua buat asalan kenapa orang itu menjijikkan nih, 1. Video-nya aja dari negara Korea, ya iyalah lagunya gak pakai Inggris. 2. Seperti nomor satu, lagunya itu pakai bahasa Korea! 3. Speechless 4. Suka-suka orang donk 5. Korea juga negara dan beradab, (Indonesia juga negara dan itu udah diakui, cuy) 6. Korea Selatan bukan negara komunis, bung! 7. Terserah. 8. Gua akui, kok.

Lah, lih, loh, sekarang gua yang ngerasag gak berpendidikan jadinya. Tapi memang benar gua gak suka spesies fanatik seperti itu. Semoga aja dia bisa berubah dari balasan komentar orang lain yang gak suka sama dia. Dan semoga nama baik Justin Bieber bisa tetap utuh. Say no to Fanatic!

  • Share:

You Might Also Like

0 comments